LAMPUNG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pembangunan jalan tol Trans-Sumatera dan jalur kereta api di wilayah itu akan dibangun tahun 2015. Proyek infrastruktur ini diharapkan dapat lebih mengintegrasikan dan meningkatkan konektivitas di pulau tersebut.
"Kita akan memulai tol Trans-Sumatera dan kereta api Trans-Sumatera tahun depan," kata Presiden Jokowi kepada wartawan di Bakauheni, Selasa (25/11/2014).
Presiden Jokowi menginginkan perencanaan pengembangan pembangunan terkait dengan konektivitas dan integrasi antarkawasan berjangka panjang. "Kita ingin melihat pengembangan 50 tahun ke depan seperti apa, 100 tahun ke depan seperti apa," kata Presiden.
Tampilkan postingan dengan label program pemerintah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label program pemerintah. Tampilkan semua postingan
Ramai-ramai Meraup Berkah Visi Maritim Jokowi
PENGENNNNNN IKUTAN - Copas dari Kompas ......... Misi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia memberi efek besar pada langkah ekspansi sejumlah perusahaan dalam negeri. Tidak hanya industri galangan kapal saja yang mencoba meraup berkah dari mimpi tol laut Jokowi, namun juga industri lain, seperti industri asuransi, konstruksi, dan perbankan.
Indonesia Belum Punya Uang Untuk Bangun Kilang Minyak Baru
Indonesia Belum Punya Uang Untuk Bangun Kilang Minyak Baru. Pemerintah menyatakan belum memiliki anggaran untuk bisa membangun kilang minyak baru, guna mengurangi impor BBM. Anggaran pembangunan kilang yang sempat dilontarkan selama ini baru sebatas wacana.
Pembangunan kilang minyak baru sangat penting guna menahan laju importasi BBM yang besar di dalam negeri, dan membuat neraca perdagangan defisit. Akhirnya, nilai tukar rupiah tertekan, sebab kebutuhan dolar untuk mengimpor BBM tinggi.
"Belum ada, belum ada, baru rencana saja, duitnya belum ada masih jauh," kata Askolani saat ditemui di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Kamis (28/11/2013).
Langganan:
Postingan (Atom)
